Berobat di kuala lumpur Tuberkulosis, atau sering kita sebut TBC, ini masih sering banget nongol di sekitar kita. Tapi sayangnya, banyak dari kita yang masih belum paham betul soal penyakit ini. Padahal, tahu yang bener itu penting banget, biar kita gak gampang percaya sama info info yang gak jelas. Ini dia beberapa fakta penting tentang TBC yang harus kamu tahu.
1. TBC Itu Karena Bakteri, Bukan Hal Gaib!
Penting nih, TBC itu bukan penyakit turunan atau gara gara hal hal mistis. Penyebab utamanya ya bakteri, namanya Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini masuk ke badan kita lewat udara yang sudah tercemar dan langsung nyerang paru paru. Meskipun kebanyakan itu dari bakteri ini, ada juga jenis bakteri lain yang bisa nyebabin TBC, kayak M. bovis atau M. africanum.
2. Jangan Pikir TBC Cuma di Paru Paru Aja
Memang sih, paling sering kita denger TBC itu di paru paru. Tapi jangan salah, TBC ini bisa nyerang organ lain lho. Bisa ke kelenjar getah bening, selaput otak, tulang, dan masih banyak lagi. Jadi, gejalanya pun bisa beda beda, tergantung organ mana yang kena. Misalnya, kalau TBC di kelenjar, bisa bikin bengkak. Kalau di otak, bisa sampai kejang kejang.
3. TBC Itu Nular dari Manusia ke Manusia, Bukan dari Hewan
Secara umum, TBC itu ditularkan dari manusia ke manusia. Walaupun ada bakteri yang mirip bisa ditemukan di hewan kayak sapi, tapi kasus penularan dari hewan ke manusia itu sekarang sudah jarang banget. Apalagi susu yang kita minum sekarang kan sudah dipasteurisasi.
4. Udara Jadi Media Utama Penularan
TBC itu nular lewat percikan udara (yang kita sebut droplet) dari orang yang sakit TBC paru saat mereka batuk, bersin, atau bahkan cuma ngomong. Partikel ini kecil banget dan bisa melayang di udara sampai beberapa jam. Jadi, kalau kamu di dekat orang dengan TBC aktif, risiko ketularan bisa tinggi, apalagi kalau ruangannya tertutup dan ventilasinya kurang bagus.
5. Tidak Semua Penderita TBC Pasti Menularkan
Nah, ini yang penting. Yang paling gampang nularin itu pasien TBC yang hasil pemeriksaan dahaknya positif. Kalau hasilnya negatif atau TBC nya bukan di paru, biasanya gak terlalu nularin. Tapi tetap ya, harus waspada dan konsultasi ke dokter.
6. Kena Bakteri Belum Tentu Langsung Sakit TBC Aktif
Kalau kamu terpapar bakteri TBC, belum tentu langsung kena TBC aktif. Bisa aja bakteri itu masuk ke badan kamu terus diam aja, kita sebutnya kondisi laten. Kalau daya tahan tubuh kamu kuat, bakteri ini bisa dikendalikan. Tapi kalau imun kamu lagi lemah, nah ini bisa berkembang jadi TBC aktif.
7. Kekuatan Daya Tahan Tubuh Itu Penting Banget
Orang yang imunnya rendah itu lebih gampang kena TBC aktif. Contohnya, penderita HIV, orang yang lagi minum obat penekan imun, perokok berat, peminum alkohol, lansia, anak kecil, bahkan tenaga kesehatan yang sering kontak dengan pasien TBC juga termasuk kelompok berisiko tinggi.
8. Ada Gejala Aneh? Langsung Periksa!
Kalau kamu batuk lebih dari dua minggu, atau ada gejala lain yang kayaknya ngarah ke TBC, jangan tunda lagi, langsung periksa ke dokter. Pemeriksaan biasanya pakai dahak atau radiologi (rontgen). Kadang juga butuh pemeriksaan tambahan kalau diduga TBC nya bukan di paru paru.
Baca juga Mengapa TBC Masih Menjadi Ancaman Serius di Dunia?
9. Obat TBC Harus Habis, Jangan Main Berhenti Sendiri!
Pengobatan TBC itu pakai beberapa jenis obat dan harus diminum rutin. Biasanya minimal 6 bulan lho. Memang kadang ada efek sampingnya, tapi itu harus dikomunikasikan sama dokter. Jangan pernah berhenti minum obat tanpa saran dokter, bahaya banget, bakteri bisa jadi kebal nanti.
10. Evaluasi Itu Wajib Selama dan Sesudah Pengobatan
Meskipun gejala kamu sudah mendingan, bukan berarti pengobatan bisa distop gitu aja. Dokter tetap harus evaluasi secara berkala buat mastiin pengobatannya berhasil. Kadang perlu tes ulang buat lihat apakah bakteri sudah hilang atau belum.
Jadi, kalau kamu atau ada keluarga yang ngalamin gejala gejala yang mencurigakan, jangan tunda buat periksa ya. Apalagi kalau butuh penanganan lebih lanjut dari rumah sakit atau dokter spesialis yang sudah berpengalaman.
Sekarang kamu bisa lebih gampang lho atur janji temu sama dokter spesialis di rumah sakit rumah sakit top di Malaysia, kayak Pantai Hospital Kuala Lumpur, Sunway Medical Center Velocity, Gleneagles Hospital, sampai Prince Court Medical Centre. Cukup dari rumah, kamu bisa atur jadwal pengobatan dengan cepat dan praktis lewat Expediheal.
Kunjungi Expediheal sekarang juga dan dapatkan akses layanan medis terbaik dengan lebih mudah.