Dokter Spesialis Stroke Johor Bahru - Stroke adalah penyakit yang serius dan butuh penanganan yang cepat. Banyak orang berpikir kalau stroke cuma menyerang orang yang sudah tua, padahal kenyataannya siapa saja bisa kena, termasuk orang yang usianya masih muda atau produktif. Kita harus paham fakta-fakta soal stroke ini supaya bisa lebih waspada dan tahu harus berbuat apa kalau kejadian, biar tidak cacat parah nantinya. Berikut adalah 10 fakta stroke yang penting:
1. Gara-gara aliran darah ke otak terganggu
Stroke itu terjadi karena suplai darah ke bagian otak berhenti. Jadi sel-sel di otak itu kekurangan oksigen. Ini bisa kejadian tiba-tiba dan bikin fungsi tubuh yang diatur sama otak itu jadi rusak. Semakin lama aliran darahnya terganggu, dampaknya bakal semakin parah buat pasiennya.
2. Jenis stroke ada dua
Anda perlu tahu kalau stroke ada dua macam. Pertama stroke iskemik, ini disebabkan karena ada sumbatan di pembuluh darah otak. Yang kedua stroke hemoragik, ini karena pembuluh darah di otak pecah. Tanda awalnya memang mirip, tapi cara mengobatinya beda sekali.
3. Gejalanya gampang dilihat
Sebenarnya gejala stroke itu mudah dikenali. Misalnya muka jadi mencong, badan sebelah jadi lemah, atau tiba-tiba susah bicara. Gejala ini munculnya mendadak dan bisa makin parah dalam hitungan menit saja. Kalau cepat sadar gejalanya, nyawa bisa selamat dan otak tidak rusak parah.
4. Harus cepat ditangani
Ada istilah "golden period" atau waktu emas buat menangani stroke, yaitu sekitar 3 sampai 4,5 jam dari gejala awal muncul. Di waktu ini, dokter bisa kasih tindakan biar kerusakannya tidak banyak. Kalau telat ditangani, resiko cacat permanen jadi tinggi.
5. Faktor resiko bisa dijaga
Banyak pemicu stroke itu seperti darah tinggi, kolesterol, diabetes, merokok, dan kegemukan. Tapi kabar baiknya, faktor-faktor ini bisa dikendalikan. Caranya dengan hidup sehat dan rajin cek kesehatan. Mencegah itu lebih baik daripada mengobati.
6. Anak muda juga bisa kena
Walaupun seringnya kena orang tua, stroke juga bisa menyerang umur 20 sampai 40 tahun. Ini karena gaya hidup yang kurang sehat dan jarang periksa kesehatan. Jadi kasus stroke di usia muda sekarang meningkat. Anda harus waspada sama tanda-tandanya.
7. Ada dampak jangka panjang
Orang yang kena stroke bisa mengalami gangguan bicara, otot lemah, susah menelan, atau perilakunya berubah. Makanya perlu rehabilitasi dan terapi rutin biar fungsi tubuhnya balik lagi. Ini butuh waktu lama dan harus didampingi medis.
8. Perlu periksa otak buat diagnosis
Untuk tahu penyakit ini stroke atau bukan, tidak cukup cuma lihat gejala. Harus periksa otak pakai CT Scan atau MRI. Pemeriksaan ini penting biar tahu jenis strokenya apa, jadi dokter tidak salah kasih penanganan. Kalau tidak diperiksa alat, takutnya salah obat.
9. Riwayat keluarga itu berpengaruh
Kalau anda punya keluarga yang pernah stroke, resiko anda buat kena juga lebih tinggi. Tapi resiko ini bisa ditekan kalau anda gaya hidupnya sehat. Sangat disarankan buat sering periksa kesehatan biar tahu masalahnya sejak awal.
Baca juga Tanda dan Gejala Awal Stroke yang Sering Diabaikan
10. Rehabilitasi bantu sembuh
Terapi fisik, terapi bicara, dan terapi okupasi itu penting banget buat pemulihan pasien. Kalau rehabilitasi dilakukan terus menerus, pasien bisa mandiri lagi dan hidupnya lebih berkualitas. Makin cepat mulai rehabilitasi, peluang sembuhnya makin besar.
Mau Berobat Lanjut Masalah Saraf atau Stroke?
Kalau anda atau keluarga butuh pengobatan lanjutan soal saraf atau stroke ke rumah sakit di Malaysia, anda bisa coba pakai Expediheal. Ini adalah platform yang bantu hubungkan pasien dengan dokter spesialis stroke yang bagus di Penang, Kuala Lumpur, Johor Bahru, atau Melaka.
Lewat Expediheal, urusan konsultasi, atur jadwal tindakan, dan persiapan berobat jadi jauh lebih gampang dan cepat. Hubungi Expediheal saja untuk mulai perjalanan pengobatan anda dengan lebih nyaman.