Awas, Detak Jantung Tidak Stabil, Kenali Beda Bradykardia dan Takikardia!

Firman dari Expediheal
18 Oct 2025  18:51
Awas, Detak Jantung Tidak Stabil, Kenali Beda Bradykardia dan Takikardia!

Dokter Spesialis Jantung di Melaka - Gangguan irama jantung itu bisa menimpa siapa saja, tidak pandang usia, entah kamu masih muda atau sudah tua. Ada dua kondisi jantung yang sering banget jadi topik utama dokter, yaitu Bradykardia dan Takikardia. Dua-duanya sih sama-sama masalah sama detak jantung, tapi beda banget karakter dan penyebabnya. Kita harus paham betul bedanya supaya kalau kamu atau keluarga ada gejala, bisa cepat sadar dan dapat penanganan yang tepat.


Apa Sebenarnya Bradykardia dan Takikardia Itu?

Gampangannya, Bradykardia adalah waktu detak jantung seseorang itu pelan banget, lebih lambat dari seharusnya. Untuk orang dewasa, detak jantung yang dibilang normal itu kan antara 60 sampai 100 kali per menit kalau lagi istirahat. Nah, kalau denyut jantungmu di bawah 60 kali per menit, itu namanya Bradykardia. Walaupun kadang tidak selalu bahaya, tapi detak jantung yang terlalu pelan bisa bikin darah tidak mengalir maksimal ke seluruh tubuh. Makanya, muncul deh gejala kayak gampang capek, pusing, atau bahkan bisa sampai pingsan.

Sebaliknya nih, Takikardia itu kebalikan total. Ini terjadi ketika detak jantung berdetak terlalu cepat, di atas 100 kali per menit padahal kamu lagi istirahat. Penyebab Takikardia macam-macam, bisa karena kamu lagi stres, demam, kurang minum (dehidrasi), atau ada gangguan listrik di jantungmu. Kalau tidak cepat diurusin, kondisi ini bisa ningkatin risiko komplikasi berat, misalnya gagal jantung, stroke, bahkan bisa sampai henti jantung mendadak. Serem kan?


Beda Penyebab dan Gejala yang Harus Kamu Tahu

Meski sama-sama main-main di sistem kelistrikan jantung, Bradykardia dan Takikardia punya penyebab yang beda-beda. Bradykardia itu umumnya muncul gara-gara ada masalah di nodus sinoatrial (itu lho, bagian jantung yang ngatur detak jantung), efek penuaan, kerusakan jaringan jantung karena pernah kena serangan jantung, atau gangguan di elektrolit tubuh. Tapi perlu dicatat ya, atlet yang jantungnya efisien banget juga bisa punya detak jantung rendah tanpa ada masalah kesehatan serius.

Lalu, Takikardia biasanya dipicu hal-hal kayak kebanyakan minum kopi atau kafein, stres emosional, anemia (kurang darah), masalah tiroid, atau kondisi medis tertentu, kayak fibrilasi atrium dan flutter atrium. Obat-obatan tertentu atau gangguan listrik di jantung yang bikin jantung berdenyut terlalu cepat juga bisa jadi biang keladinya.

Gejala dua kondisi ini juga berbeda. Penderita Bradykardia itu seringnya ngerasa gampang lelah, napasnya pendek-pendek, nyeri dada, dan susah fokus gara-gara oksigen di tubuh kurang. Sementara itu, pasien Takikardia sering ngeluh jantungnya berdebar-debar, dada kayak ada yang bergetar, pusing, sampai nyeri dada yang datang tiba-tiba. Kalau kasusnya sudah parah, dua kondisi ini bisa bikin kehilangan kesadaran.


Penanganan dan Kapan Kamu Harus Cepat ke Dokter

Penanganan Bradykardia itu tergantung seberapa parah kondisinya dan apa penyebabnya. Kalau gara-gara gaya hidup atau obat, dokter biasanya akan ubah terapi atau suruh kamu ganti pola hidup. Tapi, kalau Bradykardia-nya sudah parah sampai aliran darah terganggu, dokter bisa saranin pasang alat pacu jantung (pacemaker) biar irama jantungnya stabil terus.

Baca juga Atur Pola Makan untuk Mencegah Penyakit Jantung

Untuk Takikardia, fokus pengobatannya adalah balikin lagi ritme jantung ke normal. Beberapa pasien mungkin perlu tindakan medis, misalnya kardioversi listrik, ablasi kateter, atau pakai alat bantu detak jantung khusus. Dokter juga pasti akan pantau kondisi kamu pakai pemeriksaan EKG (elektrokardiogram) buat mastiin jenis dan tingkat gangguan irama jantungnya.

Penting banget buat kamu langsung konsultasi ke dokter kalau tiba-tiba ngerasain gejala aneh di jantung, kayak detak jantung tidak teratur, sering berdebar tanpa sebab, atau capek melulu padahal tidak ada alasan yang jelas. Deteksi awal itu bisa bantu cegah komplikasi serius yang mengancam nyawa.


Mau Cek Jantung ke Malaysia? Ada Platform Expediheal

Nah, buat kamu yang punya masalah irama jantung kayak Bradykardia atau Takikardia dan mau diperiksa lebih lanjut, pengobatan di rumah sakit Malaysia itu bisa jadi pilihan pas. Malaysia terkenal punya fasilitas kardiologi yang modern dan dokter spesialis jantung yang sudah banyak pengalaman, terutama di Penang, Kuala Lumpur, Johor Baru, dan Melaka.

Lewat platform Expediheal, proses berobat jadi jauh lebih gampang dan cepat. Expediheal itu bantu pasien nyari dokter spesialis terbaik, atur jadwal konsultasi, dan bikin semua urusan administrasi jadi tidak ribet. Dengan bantuan platform ini, kamu bisa lebih fokus sama pemulihan dan tidak perlu stres ngurusin prosedur yang ribet.

Kalau kamu atau orang terdekat lagi nyari solusi pengobatan jantung yang aman, cepat, dan terpercaya, segera aja pakai Expediheal buat dapat layanan terbaik di rumah sakit-rumah sakit top di Malaysia. Langkah kecil ini lho, bisa jadi permulaan buat jantung yang lebih sehat.

Halo! Butuh bantuan rekomendasi rumah sakit/dokter, cek jadwal atau perkiraan biaya berobat ? Chat disini.