Dokter Spesialis Diabetes Malaysia - Makan buah sebenarnya adalah cara yang bagus untuk kita mendapatkan vitamin dan mineral sehari-hari. Tapi kalau kamu punya diabetes, memilih buah tidak boleh asal-asalan. Ini karena setiap buah punya kandungan gula alami yang beda-beda. Kalau kamu tidak perhatikan dengan benar, makan buah malah bisa bikin gula darah naik tiba-tiba. Jadi penting sekali buat tahu cara pilih buah yang aman dan sehat supaya gula darah tidak naik drastis. Di sini akan dibahas panduan memilih buah buat penderita diabetes dan tips memakannya.
Pilih Buah yang Indeks Glikemiknya Rendah
Hal yang paling penting waktu memilih buah buat diabetes adalah melihat Indeks Glikemik atau IG. IG ini adalah angka yang menunjukan secepat apa makanan bikin gula darah naik. Buah yang IG-nya rendah itu dicernanya lebih lambat, jadi gula darah lebih stabil.
Kamu bisa pilih buah yang IG-nya rendah seperti apel, pir, jeruk, stroberi, kiwi, dan jambu air. Buah-buah ini rasanya manis alami tapi seratnya banyak. Jadi kamu bisa kenyang lebih lama.
Selain pilih yang IG rendah, porsinya juga harus diperhatikan. Walaupun buahnya aman, bukan berarti kamu boleh makan sebanyak-banyaknya. Penderita diabetes disarankan makan buah dalam jumlah sedang saja. Misalnya satu buah ukuran sedang atau satu mangkuk kecil kalau buahnya dipotong. Coba makan buah bareng makanan yang ada protein atau lemak sehat, ini membantu mengontrol gula darah biar tidak naik cepat.
Lebih baik makan buah yang segar daripada buah olahan. Buah kalengan atau yang ada di dalam sirup biasanya ada gula tambahannya, jadi IG-nya tinggi. Kalau mau makan buah olahan, kamu harus pastikan tidak ada gula tambahan dan porsinya sedikit saja.
Perhatikan Serat dan Cara Makannya
Serat itu komponen penting buat bantu penderita diabetes menjaga gula darah. Serat bisa bikin penyerapan karbohidrat jadi lambat. Buah yang seratnya tinggi contohnya alpukat, apel, pir, dan beri. Ini pilihan yang bagus karena bikin kenyang dan gula darah terjaga.
Cara kamu menyajikan buah juga pengaruh ke gula darah. Lebih baik makan buah utuh daripada dibuat jus. Kalau dijus, seratnya banyak yang hilang. Jadinya gula alami di buah lebih cepat diserap tubuh. Ini bisa bikin lonjakan gula darah, apalagi kalau minum jusnya banyak. Kalau mau minum jus, pakai buah utuh saja tanpa gula dan jangan banyak-banyak.
Baca juga Dampak Penyakit Tiroid terhadap Penglihatan
Terus perhatikan juga kematangan buahnya. Buah yang terlalu matang biasanya gulanya lebih tinggi. Contohnya pisang. Pisang yang terlalu masak IG-nya lebih tinggi daripada pisang yang kuning cerah dan bintik coklatnya sedikit. Jadi pilih buah yang tidak terlalu matang biar gula alaminya tidak kebanyakan.
Pilih Buah Musiman dan Atur Waktu Makan
Buah musiman biasanya lebih segar dan rasanya lebih enak. Nutrisinya juga bagus. Buah musiman tidak disimpan terlalu lama, jadi kualitasnya masih baik. Penderita diabetes juga harus atur pola makan buahnya. Jangan makan buah sekaligus banyak. Lebih baik dibagi jadi beberapa waktu dalam sehari. Ini membantu tubuh memproses gula secara bertahap.
Kombinasi buah dengan makanan lain juga membantu. Contohnya apel atau pir dimakan sama kacang-kacangan sedikit. Ini menambah lemak sehat dan protein. Cara ini bisa memperlambat penyerapan gula. Kamu juga disarankan rajin cek gula darah setelah makan buah tertentu. Biar tahu bagaimana reaksi tubuh kamu, karena setiap orang beda-beda.
Penting juga pilih buah yang benar-benar segar. Hindari buah yang sudah lama disimpan atau teksturnya sudah lembek. Biasanya itu gulanya sudah naik. Lebih baik beli buah organik atau buah di pasar lokal biar kualitasnya terjaga.
Kalau Anda atau keluarga butuh penanganan lebih lanjut soal gula darah atau diabetes dan mau ke rumah sakit bagus di Malaysia seperti di Penang, Kuala Lumpur, Johor Bahru, atau Melaka, Anda bisa pakai Expediheal. Lewat Expediheal, proses cari dokter spesialis diabetes dan atur jadwal jadi lebih gampang dan cepat. Hubungi Expediheal untuk mulai pengobatan Anda dengan nyaman.