Limfoma itu adalah jenis kanker yang muncul di sistem limfatik kita. Sistem limfatik ini punya tugas yang penting sekali buat tubuh karena dia bagian dari sistem imun yang fungsinya melawan infeksi. Di dalam sistem ini ada kelenjar getah bening, limpa, dan sumsum tulang. Jadi kalau sel darah putih yang namanya limfosit itu tumbuh tidak normal dan tidak bisa dikontrol lagi, maka itulah yang disebut limfoma.
Banyak orang baru sadar kalau mereka kena limfoma pas lihat ada benjolan di tubuh mereka. Biasanya benjolan ini ada di area leher, ketiak, atau di selangkangan. Tapi limfoma tidak cuma di situ saja, dia bisa muncul di bagian tubuh mana saja dan bikin tubuh kita terasa lemas atau berat badan jadi turun drastis.
Kalau di rumah sakit, biasanya yang menangani penyakit ini adalah dokter spesialis Oncology. Mereka tidak kerja sendiri, tapi bareng-bareng sama tim lain seperti bagian radiologi atau patologi buat cari tahu jenis limfomanya. Karena jenis limfoma itu banyak, jadi tidak boleh salah diagnosa biar pengobatannya pas.
Apa Sebenarnya Limfoma Itu?
Singkatnya, limfoma adalah kanker yang mulainya dari sel limfosit. Sel ini sebenarnya sel darah putih yang bagus buat daya tahan tubuh. Tapi kalau selnya sudah jadi abnormal, mereka bakal membelah diri terus tanpa berhenti. Akhirnya kelenjar getah bening jadi bengkak atau organ tubuh lain jadi terserang.
Penyakit ini bisa tumbuh di mana saja, bisa di dada, di perut, sampai ke sumsum tulang. Karena sistem limfatik ada di seluruh tubuh kita, jadi memang bisa muncul di mana-mana. Dokter Oncology nanti bakal cek dulu lokasinya di mana dan sudah sejauh mana penyebarannya sebelum kasih jadwal terapi buat kamu.
Jenis-Jenis Limfoma
Secara garis besar, dokter membagi limfoma jadi dua kelompok yang paling utama. Pertama ada namanya Hodgkin Lymphoma, dan yang kedua adalah Non-Hodgkin Lymphoma. Bedanya ada di bentuk selnya dan bagaimana dia menyebar di tubuh.
Biasanya Hodgkin Lymphoma itu penyebarannya lebih rapi dan kalau ketahuan sejak awal, peluang sembuhnya cukup bagus. Kalau yang Non-Hodgkin itu jenisnya lebih banyak lagi, ada yang tumbuhnya pelan-pelan sekali tapi ada juga yang sangat cepat. Karena setiap jenis butuh obat yang beda, dokter harus teliti banget waktu melakukan biopsi.
Gejala yang Sering Muncul
Tanda-tanda limfoma bisa muncul pelan atau mendadak. Yang paling sering dirasakan orang adalah ada benjolan yang tidak sakit kalau dipegang. Selain benjolan, ada juga gejala lain yang harus kamu perhatikan:
Sering demam tapi tidak tahu karena apa.
Keluar keringat banyak pas malam hari padahal tidak gerah.
Berat badan turun banyak padahal tidak diet.
Rasanya capek terus dan nafsu makan hilang.
Kadang terasa gatal-gatal atau sesak napas kalau kankernya ada di area dada.
Kalau kamu punya benjolan yang tidak hilang sampai berminggu-minggu, lebih baik segera cek ke dokter Oncology biar diperiksa lebih lanjut.
Kenapa Bisa Kena Limfoma?
Sampai sekarang penyebab pastinya kenapa orang bisa kena limfoma itu tidak selalu jelas. Tapi intinya ada perubahan genetik di sel limfosit yang bikin dia tumbuh jadi rusak. Ada beberapa hal yang bikin risiko orang jadi lebih tinggi, contohnya kalau sistem imun lagi lemah, ada infeksi virus tertentu, atau karena faktor usia.
Tapi banyak juga orang yang kena limfoma padahal mereka tidak punya faktor risiko tadi. Jadi memang susah buat dicegah total. Yang paling penting adalah kita harus peka sama gejala di tubuh kita sendiri supaya bisa langsung diobati.
Cara Dokter Melakukan Diagnosa
Pertama-tama dokter bakal tanya dulu apa saja yang kamu rasakan dan cek fisiknya. Dokter bakal pegang bagian yang ada benjolannya. Tapi cara yang paling pasti adalah dengan biopsi. Artinya, sedikit jaringan dari kelenjar atau benjolan itu diambil terus dibawa ke lab buat dilihat di bawah mikroskop.
Nanti mungkin kamu juga diminta buat CT Scan, MRI, atau cek sumsum tulang. Ini semua dilakukan supaya dokter tahu limfomanya sudah sampai stadium berapa. Kalau sudah jelas stadiumnya, baru dokter bisa buat rencana pengobatan yang paling bagus.
Pilihan Pengobatan yang Ada
Pengobatan buat setiap orang tidak bakal sama. Semua tergantung jenis limfomanya, umurnya berapa, dan kondisi badannya kuat atau tidak. Kadang ada limfoma yang tumbuhnya sangat lambat jadi dokter cuma minta buat dipantau dulu. Tapi secara umum, terapinya bisa berupa
Kemoterapi (pakai obat keras buat bunuh sel kanker).
Immunotherapy atau terapi target.
Radioterapi (pakai sinar).
Atau transplantasi sumsum tulang buat kasus tertentu.
Dokter Oncology pasti bakal kasih tahu apa saja efek sampingnya dan bagaimana prosesnya supaya kamu tidak bingung.
Baca juga Memahami Gejala, Penyebab, dan Pilihan Pengobatan Modern Leukemia
Kenapa Harus Cepat Diobati?
Kalau limfoma ketahuan lebih cepat, pengobatannya biasanya lebih gampang dan hasilnya lebih maksimal. Jangan tunggu sampai badan terasa sangat lemah baru ke dokter. Jangan juga remehkan benjolan cuma karena rasanya tidak sakit. Justru benjolan yang tidak sakit itu yang perlu diwaspadai.
Mencari Pengobatan di Malaysia
Sekarang ini banyak orang dari Indonesia yang memilih pergi ke Malaysia buat berobat limfoma. Di sana fasilitasnya sudah modern dan dokter spesialisnya banyak. Rumah sakit seperti Island Hospital, Gleneagles Hospital Kuala Lumpur, Pantai Hospital Kuala Lumpur, Sunway Medical Centre, atau Mount Miriam Cancer Hospital punya alat yang sangat lengkap untuk kanker.
Lokasinya yang dekat dan pelayanannya yang ramah buat pasien luar negeri bikin banyak keluarga merasa nyaman berobat di sana. Kamu bisa dapat pendapat kedua (second opinion) atau langsung memulai terapi di sana.
Limfoma memang penyakit yang serius karena menyerang sistem pertahanan tubuh kita. Gejalanya bisa berupa benjolan atau rasa lemas yang luar biasa. Kunci utamanya adalah diagnosa yang benar karena jenis obatnya beda-beda tiap orang.
Sekarang teknologi medis sudah canggih, jadi peluang buat sembuh atau mengontrol penyakit ini sudah jauh lebih baik. Kalau Anda butuh bantuan buat tanya-tanya soal pengobatan limfoma di Malaysia atau mau buat janji sama dokter di sana, tim Expediheal bisa bantu urus semuanya supaya perjalanan medis Anda jadi lebih lancar.