Kapan Anda Harus Melakukan Kateterisasi Penyakit Jantung Koroner?

Firman dari Expediheal
09 Mar 2026  17:07
Kapan Anda Harus Melakukan Kateterisasi Penyakit Jantung Koroner?

Penyakit jantung koroner adalah sebuah kondisi yang terjadi saat pembuluh darah yang memberikan darah ke jantung jadi sempit atau tersumbat. Kondisi ini sangat mengganggu karena aliran darah ke otot jantung jadi tidak lancar. Efeknya bisa bermacam-macam, mulai dari rasa nyeri di dada sampai bisa menyebabkan serangan jantung yang mendadak.

Dalam dunia medis, saat dokter memeriksa atau menangani penyakit ini, ada satu prosedur yang sering disebut, yaitu kateterisasi jantung. Banyak pasien merasa bingung atau takut, mereka sering bertanya kapan sebenarnya tindakan ini harus dilakukan dan apakah semua orang yang punya sakit jantung harus menjalaninya.

Sangat penting bagi anda untuk paham apa tujuan dan tanda-tanda kapan kateterisasi ini diperlukan supaya anda bisa membuat keputusan medis yang pas.


Apa Itu Kateterisasi Jantung?

Kateterisasi jantung adalah sebuah prosedur medis yang tujuannya untuk melihat bagaimana kondisi pembuluh darah koroner anda secara langsung. Cara melakukannya adalah dengan memasukkan sebuah selang kecil yang disebut kateter. Selang ini dimasukkan lewat pembuluh darah di bagian tangan atau di lipatan paha, lalu diarahkan pelan-pelan sampai ke pembuluh darah jantung.

Di dalam proses ini, dokter akan menyuntikkan cairan khusus yang disebut zat kontras. Dengan bantuan alat rontgen atau pencitraan khusus, dokter bisa melihat aliran darah di pembuluh jantung tersebut. Dari sini, dokter bisa tahu persis di mana letak sumbatannya dan seberapa parah penyumbatan itu. Prosedur ini juga sering dikenal dengan nama angiogram koroner.


Mengapa Kateterisasi Ini Diperlukan?

Alasan utama melakukan kateterisasi adalah supaya dokter punya gambaran yang sangat jelas. Dokter tidak bisa menebak-nebak kondisi di dalam pembuluh darah tanpa melihatnya langsung. Dengan kateterisasi, ada beberapa hal yang bisa diketahui:

Apakah memang ada sumbatan di pembuluh darah jantung anda.

Seberapa sempit saluran darah tersebut (dalam hitungan persen).

Bagian pembuluh darah mana saja yang bermasalah.

Menentukan apakah anda perlu dipasang ring (stent) atau harus melakukan operasi bypass.

Data-data ini sangat berguna agar dokter tidak salah dalam menentukan cara mengobati anda.


Kapan Pasien Jantung Koroner Perlu Kateterisasi?

Anda perlu tahu bahwa tidak semua pasien jantung koroner otomatis harus disuruh kateterisasi. Dokter biasanya baru menyarankan ini kalau ada kondisi-kondisi tertentu yang mendesak. Beberapa tanda atau situasi yang membuat anda perlu kateterisasi adalah

Nyeri dada yang sering muncul: Kalau anda sering merasa sakit di dada, apalagi kalau sedang jalan atau kerja, dokter akan curiga ada sumbatan dan menyarankan tes ini.

Hasil tes lain yang tidak bagus: Jika anda sudah tes treadmill atau CT scan jantung dan hasilnya menunjukkan ada gangguan aliran darah, maka kateterisasi adalah tahap lanjutannya.

Ada dugaan sumbatan yang parah: Kalau dokter merasa ada penyempitan yang sangat besar, kateterisasi diperlukan untuk memastikan hal itu.

Setelah mengalami serangan jantung: Orang yang baru saja kena serangan jantung harus segera dikateterisasi untuk melihat kerusakan pembuluh darahnya dan diperbaiki.


Apa yang Terjadi Setelah Selesai Kateterisasi?

Kalau prosedur sudah selesai, dokter akan melihat hasil gambarnya dan memberi tahu anda langkah apa yang harus diambil selanjutnya. Ada tiga kemungkinan yang biasanya terjadi:

Anda hanya perlu minum obat secara rutin dan mengubah pola hidup jadi lebih sehat.

Dokter harus memasang stent atau ring jantung untuk membuka jalan darah yang sempit tadi.

Dokter menyarankan operasi bypass kalau ternyata banyak pembuluh darah utama yang tersumbat sekaligus.

Semua keputusan ini bergantung pada hasil yang terlihat saat proses kateterisasi tadi.


Pentingnya Konsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung

Kateterisasi adalah prosedur yang sangat penting untuk mendiagnosis penyakit jantung koroner. Karena ini melibatkan tindakan ke dalam tubuh, anda harus bicara dulu dengan dokter spesialis jantung.

Banyak pasien dari Indonesia yang memilih untuk periksa ke Island Hospital di Malaysia. Tempat ini dipilih karena punya alat-alat tes jantung yang lengkap dan dokter-dokternya sudah biasa menangani masalah jantung koroner.


Kalau anda merasa ragu dengan kondisi jantung anda, anda bisa mencoba konsultasi dengan Dr. Chong Chu Ling. Beliau adalah Spesialis Cardiologist di Island Hospital yang punya banyak pengalaman dalam mendiagnosis sumbatan jantung serta melakukan tindakan angiogram dan pemasangan ring.


Baca juga Berapa Biaya Pasang Ring Jantung di Penang?


Jangan Meremehkan Gejala Jantung

Penyakit jantung koroner ini sering kali tidak terasa di awal-awal, dia berkembang pelan-pelan. Oleh sebab itu, pemeriksaan jantung itu penting sekali, apalagi kalau anda punya riwayat darah tinggi, kencing manis, atau kolesterol yang tinggi. Kalau ketahuan lebih awal, anda bisa menghindari serangan jantung yang berbahaya.


Cara Konsultasi ke Malaysia

Jika anda punya rencana ingin periksa jantung ke Malaysia, ada layanan bernama Expediheal yang bisa membantu anda. Mereka bisa membantu mengatur jadwal ketemu dokter spesialis di Island Hospital sesuai dengan waktu yang anda bisa.

Expediheal akan mengurus mulai dari pendaftaran dokter, koordinasi jadwal pemeriksaan, sampai persiapan perjalanan anda ke sana. Jadi anda tidak perlu pusing mengurus semuanya sendiri dan proses pengobatan jadi lebih tenang. Anda bisa menghubungi Expediheal untuk tanya-tanya soal pemeriksaan jantung di Island Hospital Malaysia.

Halo! Butuh bantuan rekomendasi rumah sakit/dokter, cek jadwal atau perkiraan biaya berobat ? Chat disini.