Mengenal Karsinoma Sel Basal Kanker Kulit yang Sering Diabaikan

Firman dari Expediheal
07 Jul 2025  18:24
Mengenal Karsinoma Sel Basal Kanker Kulit yang Sering Diabaikan

Pengobatan kanker payudara minimal invasif - Kanker kulit itu banyak macamnya, nah salah satu yang paling sering muncul tapi sayangnya suka disepelekan adalah karsinoma sel basal. Ini tuh kanker yang menyerang sel basal, letaknya ada di lapisan paling bawah epidermis alias kulit paling luar kita. Nah, sel basal ini tugasnya bikin sel kulit baru. Kalau selnya tumbuh nggak karuan, bisa deh jadi kanker.

Karsinoma sel basal ini terbilang lumayan sering lho, sekitar 75% dari semua kasus kanker kulit. Tapi bagusnya, tumbuhnya lambat. Makanya, gejalanya kadang nggak terlalu kerasa dalam waktu yang lama. Meski begitu, jangan sampai dibiarin aja tanpa penanganan. Kalau didiamkan, sel kankernya bisa nyerang jaringan kulit sehat di sekitarnya. Bahkan, meski jarang banget, bisa juga menyebar ke organ lain. Serem juga kan?


Penyebab dan Faktor Risiko

Terus, apa sih penyebabnya? Jadi gini, karsinoma sel basal itu utamanya karena ada mutasi DNA di sel basal. Nah, mutasi ini seringnya dipicu sama paparan sinar matahari yang berlebihan, terutama sinar UVA. Selain itu, ada juga faktor genetik yang bisa bikin risiko kamu kena kanker ini jadi lebih tinggi.

Beberapa hal yang bisa bikin kamu lebih berisiko kena karsinoma sel basal, coba deh cek.

Usia sudah di atas 50 tahun.

Pria ternyata lebih berisiko dibanding wanita.

Pekerjaan yang bikin kamu sering banget kena sinar matahari.

Suka banget tanning indoor.

Ada riwayat kanker kulit di keluarga.

Pernah menjalani terapi radiasi.

Konsumsi obat obatan yang sifatnya imunosupresif.

Punya kelainan genetik tertentu.

Terpapar arsenik dalam waktu lama.


Gejala yang Perlu Diperhatikan

Gejalanya sendiri biasanya muncul di area kulit yang sering kena matahari. Tapi hati hati, bisa juga muncul di bagian kulit yang jarang kena matahari lho. Gejala yang mungkin muncul antara lain.

Ada benjolan warnanya pink, cokelat, atau hitam, terus di dalamnya ada pembuluh darah kecil kecil.

Muncul ruam yang bersisik dan merah.

Ada luka terbuka yang nggak sembuh sembuh.

Luka itu sering gatal atau gampang banget berdarah.

Kalau kamu ngerasain salah satu gejala di atas, jangan tunda deh. Langsung periksa ke dokter aja ya.


Proses Diagnosis dan Stadium

Nanti kalau kamu sudah konsultasi dan diperiksa fisik sama dokter, biasanya dokter akan melakukan biopsi. Itu tuh kayak ambil sampel jaringan sedikit buat diteliti di laboratorium. Dari situ baru bisa dipastikan ini kanker atau bukan.

Kalau sudah ketahuan itu kanker, dokter akan menentukan stadiumnya.

Stadium 0. Sel kankernya masih di permukaan kulit doang.

Stadium 1. Tumornya masih kecil, di bawah 2 cm, dan belum nyebar ke mana mana.

Stadium 2. Tumornya lebih gede dari 2 cm, tapi belum menyebar.

Stadium 3. Tumornya 2–4 cm dan sudah nyebar ke kelenjar getah bening.

Stadium 4. Nah, ini yang paling parah, tumornya sudah menyebar ke organ lain kayak paru paru atau tulang.


Pengobatan yang Bisa Dilakukan

Metode pengobatan itu banyak banget, tergantung dari ukuran dan lokasi kankernya, plus kondisi kamu sebagai pasien. Beberapa di antaranya.

Kuret dan elektrokauter. Kankernya dikikis pakai jarum elektrik.

Eksisi bedah. Area kankernya dipotong.

Krioterapi. Sel kankernya dibekuin.

Operasi Mohs. Ini metode yang teliti banget, kankernya diangkat sedikit demi sedikit sambil diperiksa.

Terapi fotodinamik. Diolesin obat terus disinarin.

Radioterapi. Buat pasien yang nggak bisa dioperasi.

Kemoterapi. Kalau kankernya sudah menyebar.

Baca juga Mengenal Kanker Cholangiocarcinoma Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Komplikasi dan Pencegahan

Yang perlu kamu tahu, kanker ini bisa kambuh lho, walaupun sudah ditangani. Bahkan, bisa juga memicu munculnya jenis kanker kulit lain kayak melanoma. Dan, walau jarang, sel kankernya bisa nyebar sampai ke otot atau tulang.

Terus, gimana biar nggak kena? Ini nih beberapa cara pencegahan yang bisa kamu lakukan.

Batasi aktivitas di bawah sinar matahari terlalu lama.

Pakai sunscreen SPF 30 tiap 2 jam, jangan sampai lupa.

Pakai baju tertutup, topi, dan kacamata hitam kalau mau keluar pas lagi panas panasnya.

Hindari tanning, baik di luar maupun yang indoor.

Cek kondisi kulit sendiri secara rutin, perhatikan kalau ada perubahan.

Segera ke dokter kalau ada perubahan di kulit yang bikin kamu curiga.

Kalau kamu merasa punya gejala atau faktor risiko karsinoma sel basal, penting banget buat nggak menunda pemeriksaan. Penanganan yang dilakukan sejak dini bisa mencegah penyebaran dan komplikasi serius.


Nah, kalau kamu butuh bantuan buat atur jadwal sama dokter atau spesialis kanker kulit, bahkan buat Rumah Sakit Modern Cancer Hospital Guangzhou, Expediheal bisa bantu kamu. Prosesnya cepat dan lebih mudah, jadi kamu nggak perlu pusing pusing cari informasi sendiri. Langsung aja konsultasi lewat Expediheal untuk langkah selanjutnya.

Halo! Butuh bantuan rekomendasi rumah sakit/dokter, cek jadwal atau perkiraan biaya berobat ? Chat disini.