Pemeriksaan kanker itu sebenarnya hal yang sangat penting untuk kita lakukan supaya penyakit bisa ketahuan lebih cepat. Kalau kanker ketemu di tahap awal, biasanya peluang buat sembuh itu jauh lebih besar daripada kalau sudah parah. Makanya, banyak orang sekarang mulai sadar buat melakukan skrining atau cek kesehatan secara rutin.
Belakangan ini, banyak orang dari Indonesia yang pergi ke Malaysia buat melakukan pemeriksaan ini. Alasannya karena di sana rumah sakitnya punya alat-alat yang lengkap dan modern. Dokter-dokter di sana juga sudah punya banyak pengalaman. Selain buat cek di awal, orang ke sana juga sering buat cari second opinion atau pendapat kedua biar lebih yakin sebelum mulai operasi atau kemoterapi.
Di rumah sakit, biasanya yang menangani itu dokter spesialis Oncology. Tapi mereka tidak kerja sendiri, ada tim dari bagian rontgen, bedah, dan bagian lainnya yang ikut membantu supaya hasilnya benar-benar akurat.
Kenapa Pemeriksaan Kanker Itu Penting?
Kanker itu sering sekali muncul tanpa ada tanda-tanda yang jelas. Kadang kita merasa sehat-sehat saja, padahal di dalam tubuh mungkin ada sesuatu yang sedang berkembang. Kebanyakan pasien baru datang ke dokter pas sudah merasa sakit yang hebat atau berat. Itulah kenapa pemeriksaan rutin itu penting sekali buat menyelamatkan nyawa.
Dengan pemeriksaan ini, kita bisa tahu apakah ada sel yang tidak normal atau sudah stadium berapa. Semakin cepat dokter tahu jenis kankernya, semakin cepat juga pengobatan yang benar bisa segera dilakukan. Dokter Oncology akan menyarankan tes apa yang cocok buat kamu, tergantung dari umur, gaya hidup, atau kalau ada keluarga yang pernah sakit kanker juga.
Jenis Skrining Kanker yang Sering Dilakukan
Skrining itu maksudnya tes buat orang yang merasa sehat dan belum ada gejala, tujuannya cuma buat jaga-jaga. Setiap bagian tubuh punya cara tes yang beda-beda.
Contohnya kalau buat perempuan ada mammografi untuk payudara atau pap smear buat cek serviks. Kalau untuk usus besar biasanya pakai kolonoskopi, dan untuk laki-laki ada tes PSA buat prostat. Ada juga CT Scan dosis rendah buat orang yang punya risiko tinggi kena kanker paru-paru. Tapi tidak semua orang harus melakukan semua tes ini sekaligus, nanti dokter yang akan kasih tahu mana yang perlu buat kondisi kamu.
Mengenal Apa Itu PET Scan
Salah satu alat yang canggih itu namanya PET Scan. Alat ini fungsinya buat melihat aktivitas sel di tubuh kita. Sel kanker itu biasanya lebih aktif daripada sel normal, jadi dia akan kelihatan jelas di hasil scan ini.
PET Scan dipakai buat cari tahu di mana lokasi kankernya, sudah menyebar sampai mana, atau buat melihat apakah pengobatan yang sedang dijalankan itu berhasil atau tidak. Biasanya tes ini digabung sama CT Scan supaya gambarnya lebih detail lagi. Tapi kamu harus tahu kalau tidak semua pasien butuh PET Scan, semua tergantung keputusan dokter yang menangani.
Tes Lain yang Biasanya Digunakan
Selain PET Scan, ada banyak tes lain yang sering dipakai dokter buat mendiagnosis. Ada tes darah, cek penanda tumor (tumor marker), MRI, USG, sampai endoskopi.
Salah satu yang paling penting itu namanya biopsi, yaitu mengambil sedikit jaringan buat diperiksa di laboratorium. Biopsi ini yang bisa memastikan secara pasti apakah itu benar sel kanker atau bukan. Dokter spesialis Oncology biasanya akan melihat semua hasil tes ini secara bersamaan supaya tidak salah dalam menentukan rencana pengobatan.
Baca juga Gejala, Penyebab, dan Pilihan Pengobatan Limfoma
Pentingnya Cari Second Opinion
Second opinion itu artinya kamu tanya ke dokter lain atau rumah sakit lain tentang penyakit kamu. Ini hal yang sangat wajar dilakukan, apalagi buat penyakit berat seperti kanker.
Banyak orang melakukan ini karena mau lebih yakin soal stadium penyakitnya atau mau cari tahu pilihan pengobatan yang lebih bagus. Kadang di tempat lain ada teknologi yang lebih baru yang mungkin lebih cocok buat kamu. Dokter-dokter spesialis biasanya tidak keberatan kalau pasien mau cari pendapat lain, malah ini bagus supaya hati kamu lebih tenang dan mantap saat mau ambil tindakan medis.
Periksa Kanker ke Malaysia
Malaysia memang sudah jadi tempat langganan buat pasien Indonesia. Di sana rumah sakitnya sangat terorganisir dan prosesnya lumayan cepat. Beberapa rumah sakit yang terkenal untuk layanan kanker itu seperti Sunway Medical Centre, Gleneagles Hospital Kuala Lumpur, Island Hospital, Pantai Hospital Kuala Lumpur, dan Mount Miriam Cancer Hospital.
Di sana kamu bisa melakukan mulai dari skrining biasa, PET Scan, sampai biopsi dan konsultasi dengan dokter-dokter hebat. Lokasinya yang dekat dan adanya layanan khusus buat pasien internasional bikin proses berobat jadi tidak terlalu pusing.
Siapa Saja yang Harus Periksa?
Kamu sebaiknya segera cek ke dokter kalau merasa ada yang aneh di tubuh, misalnya berat badan turun drastis tanpa sebab, ada benjolan, ada pendarahan yang tidak biasa, atau batuk yang tidak sembuh-sembuh. Orang yang punya keluarga dekat pengidap kanker atau yang merokok juga sangat disarankan buat lebih rajin periksa.
Intinya, deteksi dini itu kunci yang sangat besar buat melawan kanker. Kalau kamu bingung mau mulai dari mana atau ingin tanya-tanya soal rumah sakit di Malaysia, tim Expediheal bisa bantu kamu buat atur jadwal konsultasi dan perjalanan medis supaya lebih gampang dan tidak repot.