Penyebab Skoliosis, Mulai dari Faktor Genetik hingga Kebiasaan

Firman dari Expediheal
26 Feb 2026  15:59
Penyebab Skoliosis, Mulai dari Faktor Genetik hingga Kebiasaan

Apakah anda pernah merasa kalau bahu anda terlihat tinggi sebelah? Atau mungkin saat anda berdiri tegak, ada bagian pinggang yang lebih menonjol ke luar? Hal lain yang sering terjadi adalah baju yang anda pakai rasanya tidak lurus atau tidak simetris. Kejadian ini sebenarnya sering diabaikan orang-orang karena biasanya tidak terasa sakit. Tapi anda harus tahu kalau ini bisa jadi tanda awal skoliosis. Skoliosis adalah kondisi tulang belakang yang melengkung ke samping dan bentuknya mirip huruf "S" atau "C".

Pada awalnya, skoliosis memang tidak membuat punggung sakit. Tapi kalau dibiarkan terus, lengkungan itu bisa jadi makin parah. Anda bisa merasa nyeri punggung, cepat capek kalau berdiri lama, dan kalau sudah parah bisa membuat sesak napas. Postur tubuh anda juga akan berubah drastis. Jika anda merasa ada gejala seperti itu, anda harus segera pergi ke dokter spesialis Orthopaedic Surgery untuk diperiksa. Salah satu tempat yang punya fasilitas bagus dan tim dokter berpengalaman adalah Pantai Hospital Melaka di Malaysia.


Apa Itu Skoliosis Sebenarnya?

Skoliosis merupakan kelainan pada bentuk tulang belakang. Tulang yang seharusnya lurus malah melengkung ke arah samping secara tidak normal. Masalah ini bisa dialami oleh anak kecil, remaja, sampai orang dewasa. Namun, paling sering ditemukan pada anak usia 10 sampai 15 tahun karena itu adalah masa pertumbuhan tulang yang paling cepat.

Ada beberapa jenis skoliosis kalau dilihat dari penyebabnya. Ada yang namanya idiopatik atau tidak tahu penyebabnya apa, ada yang bawaan lahir, ada yang karena saraf, dan ada yang karena faktor usia. Sangat penting bagi anda untuk tahu apa saja faktor penyebabnya supaya bisa lebih waspada.


Faktor-Faktor Penyebab Skoliosis


1. Faktor Keturunan atau Genetik

Banyak kasus skoliosis, terutama jenis idiopatik, disebabkan oleh faktor genetik. Kalau ada anggota keluarga anda yang punya riwayat skoliosis, maka anak-anak di keluarga tersebut punya risiko lebih besar. Memang belum ada gen khusus yang ditemukan sebagai penyebab pasti, tapi faktor keturunan ini sangat berpengaruh. Jika ada keluarga yang kena, sebaiknya anak-anak rutin diperiksa sejak kecil.


2. Kelainan Sejak Lahir (Kongenital)

Skoliosis jenis ini terjadi karena tulang belakang bayi tidak terbentuk dengan sempurna saat masih di dalam kandungan. Karena tulangnya tidak normal dari awal, maka saat lahir atau saat masih bayi, lengkungan itu sudah mulai terlihat. Dokter biasanya akan terus memantau kondisi ini dan kadang-kadang perlu dilakukan operasi.


3. Gangguan pada Saraf dan Otot (Neuromuskular)

Ada penyakit tertentu yang menyerang saraf dan otot, contohnya seperti cerebral palsy. Karena ototnya lemah, otot tersebut tidak bisa menahan tulang belakang agar tetap lurus. Akibatnya, tulang belakang jadi melengkung. Skoliosis jenis ini biasanya bertambah parah dengan sangat cepat, jadi harus cepat ditangani oleh dokter spesialis.


4. Faktor Penuaan (Degeneratif)

Orang dewasa juga bisa kena skoliosis karena proses penuaan. Semakin tua, bantalan di tulang belakang bisa makin tipis dan rusak. Hal ini membuat tulang belakang bergeser dan melengkung. Biasanya orang yang kena jenis ini akan merasa nyeri punggung bawah atau kakinya terasa kesemutan karena ada saraf yang tertekan.


5. Kebiasaan dan Cara Duduk

Banyak yang bilang kalau sering duduk membungkuk atau membawa tas berat di satu bahu bisa bikin skoliosis. Sebenarnya kebiasaan ini tidak langsung bikin tulang melengkung secara permanen (struktural), tapi bisa memperburuk kondisi tulang yang memang sudah tidak sehat. Postur yang buruk bikin otot tidak seimbang dan punggung jadi sakit. Jadi anda harus tetap menjaga posisi duduk tegak dan jangan bawa beban terlalu berat di satu sisi saja.


Pentingnya Melakukan Pemeriksaan Sejak Dini

Semakin cepat skoliosis ditemukan, maka pengobatannya akan semakin bagus hasilnya. Dokter akan memeriksa badan anda dan melakukan rontgen untuk melihat seberapa besar derajat kemiringan tulang anda. Cara pengobatannya macam-macam, tergantung seberapa parah kondisinya

Hanya dipantau secara rutin kalau kemiringannya masih kecil.

Memakai alat penyangga tubuh (brace) supaya tulang tidak tambah miring, terutama pada anak-anak.

Melakukan terapi fisik untuk menguatkan otot punggung.

Melakukan operasi untuk memperbaiki posisi tulang kalau kondisinya sudah sangat berat.

Memilih rumah sakit yang lengkap sangat penting. Pantai Hospital Melaka menyediakan layanan khusus untuk tulang dengan teknologi yang modern dan dokter yang sudah ahli di bidangnya.


Memudahkan Pengobatan dengan Layanan Expediheal

Pergi berobat ke Malaysia tentu tidak mudah kalau anda mengurus semuanya sendiri. Anda harus mencari dokter, mengatur jadwal, mengurus paspor atau dokumen, sampai mencari tempat menginap. Untuk memudahkan itu semua, anda bisa menggunakan layanan dari Expediheal.

Expediheal akan membantu anda mengurus perjalanan medis dari awal sampai akhir. Mereka bisa membantu memilihkan dokter Orthopaedic Surgery yang cocok di Pantai Hospital Melaka dan mengatur jadwal ketemu dokter. Dengan bantuan mereka, anda tidak perlu pusing mengurus urusan administrasi dan bisa fokus pada penyembuhan saja.

Jangan abaikan kalau anda merasa ada yang aneh dengan bentuk punggung anda. Segera periksa ke dokter. Anda bisa menghubungi Expediheal untuk membantu perjalanan pengobatan anda ke Malaysia agar tulang belakang anda bisa lebih sehat lagi.


Halo! Butuh bantuan rekomendasi rumah sakit/dokter, cek jadwal atau perkiraan biaya berobat ? Chat disini.