Perbedaan Antara Stroke Iskemik dan Stroke Hemoragik

Firman dari Expediheal
28 Nov 2025  13:37
Perbedaan Antara Stroke Iskemik dan Stroke Hemoragik

Dokter Spesialis Stroke Melaka - Stroke adalah penyakit yang darurat dan sering terjadi di banyak negara. Penyakit ini juga sering menjadi penyebab orang mengalami kecacatan dalam waktu yang lama. Banyak orang mengira stroke itu cuma satu jenis saja, padahal sebenarnya stroke dibagi menjadi beberapa tipe yang beda-beda. Dua jenis yang paling umum adalah stroke iskemik dan stroke hemoragik. Kamu atau Anda perlu tahu perbedaannya supaya bisa mengenali tanda-tandanya dan tahu cara penanganan yang benar supaya pasien bisa sembuh.


Apa Itu Stroke Iskemik?

Stroke iskemik adalah jenis stroke yang paling banyak kejadiannya. Sekitar 80 persen dari semua kasus stroke di dunia adalah jenis ini. Stroke iskemik terjadi waktu aliran darah yang mau ke otak terhambat atau mampet. Ini bisa terjadi karena pembuluh darah menyempit atau ada sumbatan. Sumbatan ini biasanya karena ada tumpukan lemak, darah yang menggumpal, atau masalah lain di peredaran darah. Kalau darah berhenti mengalir, otak jadi tidak dapat oksigen dan mulai rusak dalam hitungan menit saja.

Penyebab paling sering dari stroke iskemik adalah penumpukan lemak di dinding pembuluh darah atau disebut aterosklerosis. Selain itu, kalau detak jantung tidak teratur juga bisa bikin gumpalan darah terbentuk dan jalan ke otak. Ini namanya emboli. Pasien yang kena ini harus ditolong cepat-cepat. Semakin lama sumbatan itu dibiarkan, semakin parah kerusakan otaknya.


Apa Itu Stroke Hemoragik?

Stroke hemoragik itu beda sama yang iskemik. Stroke ini terjadi karena pembuluh darah di otak pecah lalu terjadi pendarahan. Walaupun kasusnya lebih sedikit daripada iskemik, stroke hemoragik ini lebih berbahaya. Pendarahan di otak bisa bikin tekanan di dalam kepala naik dan merusak otak dengan cepat. Tekanan ini bikin sel otak tidak berfungsi dan gejalanya makin parah.

Ada beberapa hal yang bikin pembuluh darah pecah. Contohnya adalah tekanan darah yang sangat tinggi, ada kelainan pembuluh darah dari lahir, atau karena benturan di kepala. Kadang pembuluh darah yang tipis bisa pecah tiba-tiba. Penanganan stroke ini lebih rumit dan butuh tindakan medis serius buat stop pendarahannya dan menstabilkan pasien.


Perbedaan Utama Stroke Iskemik dan Hemoragik

Walaupun namanya sama-sama stroke, ada perbedaan mendasar antara stroke iskemik dan hemoragik. Perbedaan pertama adalah dari cara terjadinya. Stroke iskemik itu karena ada sumbatan yang bikin darah tidak mengalir, sedangkan stroke hemoragik itu karena pembuluh darah pecah. Ini mempengaruhi gejala dan cara mengobatinya.

Baca juga 10 Fakta Penting Tentang Stroke yang Wajib Diketahui

Perbedaan kedua adalah gejalanya. Pada stroke iskemik, gejala biasanya muncul bertahap. Contohnya muka atau tangan tiba-tiba lemas, bingung, atau susah bicara. Kalau stroke hemoragik, gejalanya muncul tiba-tiba dan sangat kuat, seperti sakit kepala hebat sekali, muntah, atau langsung pingsan. Karena gejalanya parah, stroke hemoragik sering kali lebih fatal kalau telat ditangani.


Perbedaan ketiga adalah cara penanganannya. Stroke iskemik fokusnya adalah bikin aliran darah lancar lagi. Kalau stroke hemoragik fokusnya adalah menghentikan pendarahan dan menurunkan tekanan di kepala. Makanya diagnosa harus cepat dan tepat. Kalau salah penanganan bisa berbahaya dan memperburuk kondisi pasien.

Jika Anda atau keluarga ada masalah saraf atau butuh penanganan lanjut buat stroke, berobat ke rumah sakit spesialis di Malaysia bisa jadi pilihan. Supaya prosesnya lebih gampang dan terarah, Anda bisa pakai Expediheal. Expediheal adalah platform yang membantu pasien mengatur pengobatan di rumah sakit bagus di Malaysia, seperti di Penang, Kuala Lumpur, Johor Baru, sampai Melaka. Dengan Expediheal, Anda bisa cari dokter spesialis stroke yang cocok dan atur jadwal berobat jadi lebih praktis.

Halo! Butuh bantuan rekomendasi rumah sakit/dokter, cek jadwal atau perkiraan biaya berobat ? Chat disini.