Penyumbatan pembuluh darah jantung itu sebenarnya salah satu alasan kenapa banyak orang kena penyakit jantung koroner. Hal ini biasanya terjadi karena pembuluh darah yang tugasnya kasih darah ke jantung itu jadi sempit. Kenapa bisa sempit? Karena ada tumpukan plak yang isinya itu kolesterol, lemak, dan kotoran lainnya di dalam sana.
Kalau penyumbatannya sudah parah, otomatis darah yang mau masuk ke jantung jadi berkurang. Padahal jantung butuh oksigen dari darah itu supaya bisa kerja. Kalau jantung kurang oksigen, nanti muncul banyak gejala yang tidak enak, bahkan bisa sampai serangan jantung yang berbahaya sekali.
Masalahnya, banyak orang tidak sadar kalau mereka punya gejala ini. Seringnya dianggap cuma sakit biasa atau masuk angin. Padahal penting sekali buat tahu gejalanya sejak awal supaya bisa cepat dibawa ke dokter. Biasanya yang menangani masalah seperti ini adalah dokter spesialis Cardiologist atau dokter jantung.
Berbagai Gejala yang Harus Kamu Waspadai
Ada beberapa tanda yang sering muncul kalau pembuluh darah jantung mulai tersumbat, di antaranya
Nyeri di Dada (Angina)
Ini adalah tanda yang paling sering terjadi. Rasanya itu seperti dada sedang ditekan kuat, ditindih beban berat, atau rasanya tidak nyaman di bagian tengah. Biasanya nyeri ini muncul kalau kamu lagi capek beraktivitas atau lagi stres. Kalau rasa sakit ini sering balik lagi, Anda harus hati-hati dan tanya ke dokter Cardiology.
Sesak Napas
Kalau jantung sulit dapat darah, dia jadi susah memompa darah ke seluruh tubuh. Efeknya tubuh jadi kekurangan oksigen dan Anda bakal merasa sesak napas. Apalagi kalau habis jalan atau naik tangga sedikit saja sudah merasa ngos-ngosan.
Gampang Capek
Pernah merasa capek sekali padahal cuma melakukan aktivitas ringan? Bisa jadi itu karena jantung tidak berfungsi maksimal. Tubuh tidak dapat oksigen yang cukup makanya jadi lemas terus tanpa alasan yang jelas.
Nyeri yang Pindah ke Bagian Lain
Kadang sakitnya tidak cuma di dada saja. Rasa nyerinya bisa merambat atau menjalar sampai ke lengan kiri, bahu, leher, rahang, atau bagian punggung. Kalau rasa nyeri ini dibarengi sama keluar keringat dingin, itu sudah tanda bahaya.
Pusing dan Mual
Banyak yang mengira ini cuma maag atau pusing biasa. Tapi kalau jantung tidak mompa darah dengan benar, aliran darah ke otak juga terganggu. Itulah yang bikin kepala pusing dan perut terasa mual.
Baca juga Pemeriksaan Jantung Lengkap di Malaysia, Jenis Tes dan Prosedurnya
Kenapa Deteksi Dini itu Penting?
Lebih baik tahu lebih cepat daripada sudah parah. Dengan periksa rutin, kondisi jantung Anda bisa terus dipantau. Dokter spesialis Cardiology biasanya akan menyarankan beberapa tes seperti rekam jantung (ECG), echocardiography, tes lari di treadmill, sampai CT scan atau angiografi untuk melihat pembuluh darah secara langsung.
Pilihan Pengobatan Jantung di Malaysia
Sekarang ini banyak orang Indonesia yang memilih berobat ke Malaysia. Di sana fasilitas medisnya lengkap dan banyak dokter Cardiology yang memang sudah ahli. Beberapa rumah sakit yang sering jadi rujukan itu seperti
Institut Jantung Negara (IJN Hospital) di Kuala Lumpur yang memang pusatnya jantung.
Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur, Island Hospital, dan Pantai Hospital KL.
Gleneagles Hospital Kuala Lumpur yang teknologinya sangat modern.
Jangan remehkan gejala kecil seperti sesak napas atau nyeri dada. Mengenali tanda awal ini bisa menyelamatkan nyawa Anda. Kalau merasa ada yang tidak beres sama tubuh, segera konsultasi ke dokter jantung biar dapat diagnosis yang pas.
Kalau Anda butuh bantuan buat tanya-tanya soal periksa jantung ke Malaysia atau mau buat janji sama dokter di sana, tim Expediheal bisa bantu urus semuanya. Mulai dari konsultasi sampai rencana perjalanan medis Anda biar lebih gampang dan tidak bingung.