Mungkin banyak dari kita yang belum terlalu paham apa itu Hospice and Palliative Care atau perawatan hospis dan paliatif. Secara sederhana, ini adalah bagian dari layanan kesehatan yang tujuannya bukan lagi untuk menyembuhkan penyakit sampai total, tapi lebih ke arah bagaimana supaya pasien yang punya penyakit serius atau kronis bisa merasa lebih nyaman. Fokusnya adalah meningkatkan kualitas hidup pasien, terutama mereka yang sudah di tahap mendekati akhir kehidupan.
Berbeda dengan pengobatan biasa yang tujuannya menyembuhkan (kuratif), pendekatan paliatif dan hospis ini lebih peduli pada pengurangan gejala sakit. Dukungannya juga lengkap, mulai dari fisik, emosional, sosial, sampai spiritual. Layanan ini juga bantu keluarga pasien supaya lebih kuat menghadapi masa-masa sulit.
Perawatan paliatif sebenarnya bisa dimulai sejak awal seseorang didiagnosis penyakit serius. Anda tidak perlu menunggu penyakit jadi parah dulu baru ambil layanan ini. Bahkan, paliatif bisa dilakukan barengan dengan terapi utama seperti kemoterapi untuk kanker atau cuci darah untuk ginjal.
Jadi, pilih paliatif bukan berarti Anda menyerah pada keadaan. Ini justru strategi medis supaya pasien tidak terlalu menderita selama pengobatan. Tim paliatif akan bantu mengatasi keluhan seperti
Rasa nyeri yang terus-menerus.
Sesak napas dan mual muntah.
Susah tidur dan rasa lelah yang parah.
Hilang nafsu makan.
Rasa cemas atau depresi karena penyakitnya.
Beberapa penyakit yang biasanya butuh perawatan ini antara lain kanker stadium lanjut, gagal jantung, gagal ginjal kronis, penyakit paru (PPOK), stroke berat, sampai penyakit seperti Parkinson atau demensia. Tujuannya supaya pasien tetap bisa berinteraksi dengan keluarga dan tetap punya martabat di hari-harinya.
Kalau perawatan hospis, ini sebenarnya bagian dari paliatif juga, tapi lebih khusus. Biasanya diberikan untuk pasien yang menurut perkiraan medis harapan hidupnya sekitar enam bulan atau kurang. Di tahap ini, fokusnya benar-benar cuma kenyamanan, bukan lagi pengobatan yang agresif atau melelahkan. Di layanan hospis, hal-hal yang dilakukan meliputi
Mengendalikan nyeri dan gejala berat lainnya.
Memberi dukungan emosional dan spiritual.
Konseling untuk keluarga dan pendampingan saat masa berduka.
Membantu merencanakan perawatan ke depannya.
Perawatan di rumah (home hospice) kalau memang memungkinkan.
Karena masalah yang dihadapi pasien itu kompleks, maka yang menangani bukan cuma satu dokter saja. Ada tim gabungan yang isinya macam-macam, seperti
Dokter spesialis paliatif atau penyakit dalam.
Perawat khusus paliatif.
Psikolog atau psikiater untuk mental.
Pekerja sosial dan konselor agama.
Apoteker dan fisioterapis.
Tim ini penting karena pasien sering merasa takut, kesepian, atau hilang harapan, bukan cuma rasa sakit di badan saja.
Kalau Anda atau keluarga merasa butuh layanan paliatif yang lebih lengkap dan punya fasilitas modern, Malaysia sering jadi pilihan rujukan yang bagus. Di sana banyak rumah sakit internasional yang sudah punya tim dokter spesialis terstruktur.
Rumah sakit besar di Malaysia biasanya punya unit paliatif sendiri, manajemen nyeri yang bagus, serta konsultasi lengkap untuk onkologi (kanker), kardiologi (jantung), dan lainnya. Terkadang ada juga layanan home care tergantung lokasinya. Jika Anda menghadapi kondisi kanker stadium lanjut atau gagal organ, konsultasi ke spesialis paliatif di sana bisa dipertimbangkan untuk mendapat kenyamanan yang maksimal bagi pasien.