Mungkin banyak dari kita yang masih merasa asing dengan istilah Obstetrician. Padahal, peran dokter ini sangatlah penting buat kamu yang sedang merencanakan punya anak atau sedang hamil. Jadi, obstetri itu adalah cabang kedokteran yang memang khusus mengurusi kesehatan wanita pas masa hamil, saat melahirkan, sampai setelah bayinya lahir.
Tujuan utama dari dokter ini adalah memastikan ibu dan bayi sehat-sehat saja dari awal sampai selesai proses persalinan. Dokter spesialis obstetri punya keahlian yang sangat khusus buat menangani kondisi-kondisi yang muncul selama kehamilan itu sendiri.
Selama kamu hamil, dokter ini bakal jadi orang yang paling sering kamu temui untuk cek rutin. Tugas mereka itu memantau gimana perkembangan janin di dalam perut dan gimana kondisi kesehatan ibu. Biasanya ada beberapa pemeriksaan yang dilakukan, seperti
Cek tekanan darah secara rutin.
Cek laboratorium dan tes darah.
Melakukan USG buat melihat bayi.
Melihat kalau ada tanda-tanda bahaya sejak dini.
Ada beberapa masalah kesehatan yang sering ditangani sama dokter obstetri ini. Contohnya seperti preeklamsia (itu kalau tekanan darah ibu tinggi sekali pas hamil), lalu ada diabetes gestasional, kurang darah atau anemia, infeksi, sampai masalah kehamilan ektopik atau hamil di luar kandungan.
Kadang ada kondisi di mana kehamilan itu tidak berjalan biasa saja atau berisiko tinggi. Misalnya kalau kamu hamil di usia yang sudah agak lanjut, atau ternyata kamu hamil anak kembar. Kalau ibu punya penyakit kronis dari sebelum hamil, dokter obstetri akan bekerja lebih keras dan lebih sering memantau agar risiko bahaya bisa dikurangi seminimal mungkin.
Pas tiba waktunya melahirkan, dokter obstetri akan memastikan proses itu berjalan lancar. Mereka bisa membantu persalinan yang normal atau kalau butuh tindakan medis seperti operasi caesar atau bantuan alat lainnya. Jika ada masalah mendadak seperti pendarahan atau detak jantung bayi yang tidak stabil, dokter ini yang bakal ambil tindakan cepat.
Setelah bayinya lahir, tugas mereka belum selesai. Dokter masih harus memantau pemulihan fisik ibu. Mereka akan mengecek:
Penyembuhan luka bekas melahirkan.
Kondisi hormon dan kesehatan mental (supaya tidak depresi pasca melahirkan).
Memberi saran soal cara menyusui yang benar.
Memberi tahu soal alat kontrasepsi atau KB buat rencana hamil berikutnya.
Edukasi dan Kerjasama Tim Medis
Dokter ini juga berperan memberi tahu kamu soal gaya hidup yang sehat, makan makanan yang bergizi, dan persiapan fisik buat melahirkan nanti. Dalam kerjanya, mereka tidak sendirian. Dokter obstetri akan kerjasama dengan bidan, perawat, dokter spesialis anak (neonatologis), dan dokter bius supaya perawatan yang kamu dapatkan itu lengkap.
Kalau kamu merasa butuh perawatan yang lebih canggih atau ingin cari pendapat kedua dari luar negeri, Malaysia bisa jadi pilihan yang oke. Di sana fasilitas kesehatannya sudah standar internasional tapi biayanya masih lebih murah kalau dibanding negara-negara Barat. Banyak rumah sakit di Malaysia yang sangat bagus dalam menangani masalah kehamilan berisiko tinggi dan punya teknologi yang sangat modern.