Rumah Sakit Kanker Mount Miriam adalah rumah sakit kanker dengan disiplin tunggal nirlaba yang bercita-cita untuk menghadirkan kehadiran kesembuhan Tuhan melalui pengobatan, diagnosis, dan perawatan kanker yang terbaik dan terjangkau. Kami memiliki misi global yang sama dengan Misionaris Keibuan Ilahi Fransiskan, untuk memberikan perawatan berkualitas tinggi dan penuh kasih sayang kepada semua orang tanpa memandang kebangsaan, kepercayaan atau status keuangan dengan kasih sayang, rasa hormat dan integritas.
Mount Miriam Cancer Hospital adalah rumah sakit nirlaba (non-profit) yang didirikan pada tahun 1976 oleh Franciscan Missionaries of the Divine Motherhood (FMDM). Berbeda dengan rumah sakit swasta komersial pada umumnya, misi utama Mount Miriam bukanlah profit, melainkan pelayanan.
Dengan moto "Serving with Love" (Melayani dengan Kasih), rumah sakit ini berpegang teguh pada prinsip memberikan perawatan kanker kelas dunia kepada siapa saja yang membutuhkannya, tanpa memandang ras, agama, atau status sosial-ekonomi pasien. Semangat altruisme ini terasa kental dalam interaksi antara staf medis dan pasien, menjadikan rumah sakit ini sering disebut sebagai tempat yang penuh empati dan kehangatan.
Sebagai rumah sakit tunggal disiplin (single-discipline hospital), Mount Miriam mendedikasikan seluruh sumber dayanya khusus untuk pengobatan kanker. Fokus ini memungkinkan mereka memiliki teknologi dan keahlian yang sangat spesifik dan mendalam.
Rumah sakit ini dilengkapi dengan berbagai peralatan canggih untuk diagnosis dan terapi, antara lain
Tomotherapy Radixact X9: Teknologi radioterapi canggih yang memungkinkan pengiriman radiasi dengan presisi tinggi, meminimalkan kerusakan pada jaringan sehat di sekitar tumor.
CyberKnife Robotic Radiosurgery: Salah satu layanan unggulan Mount Miriam. Ini adalah sistem bedah radio robotik non-invasif yang mampu mengobati tumor di area yang sulit dijangkau (seperti otak atau tulang belakang) tanpa pembedahan terbuka.
Linear Accelerators (LINAC) dengan IMRT & IGRT: Memberikan terapi radiasi eksternal yang akurat.
PET/CT Scan & MRI: Fasilitas pencitraan diagnostik yang krusial untuk mendeteksi penyebaran kanker (metastasis) dan memantau respons terhadap pengobatan.
Selain radioterapi, Mount Miriam juga memiliki unit Kemoterapi Harian (Day Chemo Ward) yang nyaman serta layanan Brakiterapi (radiasi internal). Pendekatan mereka bersifat holistik, yang berarti pengobatan medis didukung oleh Perawatan Paliatif, konseling diet, dan dukungan emosional untuk meningkatkan kualitas hidup pasien stadium lanjut.
Reputasi Mount Miriam didukung oleh jajaran Dokter Spesialis Onkologi Klinis (Clinical Oncologists) yang berpengalaman. Beberapa nama terkemuka yang melayani di sini antara lain Dr. K. Shanti, Dr. Choong Swee Hsia, dan Dr. Rakesh Raman. Para dokter ini dikenal tidak hanya karena keahlian klinis mereka, tetapi juga karena kesediaan mereka meluangkan waktu untuk berdiskusi dan mendengarkan kekhawatiran pasien dan keluarga.
Salah satu ciri khas Mount Miriam adalah lingkungannya yang asri. Terletak di kawasan Tanjung Bungah, gedung rumah sakit dikelilingi oleh taman-taman hijau yang terawat dan pepohonan rindang. Suasana ini sangat berbeda dengan nuansa rumah sakit pada umumnya yang cenderung kaku dan "dingin".
Ketersediaan akomodasi atau ruang rawat inap juga bervariasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan anggaran, mulai dari bangsal umum (open ward) yang sangat terjangkau dengan biaya mulai sekitar RM 70 per malam, hingga kamar pribadi (single room) yang lebih eksklusif. Kebersihan dan ketenangan menjadi prioritas utama di setiap kelas perawatan.
Bagi pasien dari Indonesia, Mount Miriam sangat mudah diakses. Kendala bahasa hampir tidak ada karena mayoritas dokter dan perawat fasih berbahasa Melayu atau Inggris, dan beberapa mengerti dialek Hokkien atau Mandarin.
Secara logistik, banyak pasien internasional memilih tinggal di apartemen sewa atau hotel di sekitar area Tanjung Bungah atau Tanjung Tokong yang hanya berjarak 5-10 menit berkendara menggunakan layanan transportasi daring seperti Grab. Lokasinya yang strategis di Jalan Bulan memudahkan akses namun tetap memberikan privasi yang dibutuhkan pasien kanker.
Mount Miriam Cancer Hospital bukan sekadar fasilitas medis; ia adalah simbol harapan. Dengan kombinasi teknologi CyberKnife dan Tomotherapy yang canggih, biaya yang relatif lebih terjangkau berkat status nirlabanya, serta pendekatan yang manusiawi, Mount Miriam tetap menjadi salah satu pilihan utama dan terpercaya bagi pasien kanker di kawasan Asia Tenggara. Bagi mereka yang mencari pengobatan kanker yang komprehensif dengan sentuhan hati, Mount Miriam adalah jawabannya.