Liver Transplantation

Liver Transplantation

Transplantasi hati itu sebenarnya adalah operasi besar yang tujuannya mengganti hati kamu yang sudah rusak parah dengan hati baru yang masih sehat dari orang lain (donor). Biasanya, dokter menyarankan langkah ini kalau hati pasien sudah tidak bisa lagi berfungsi dengan benar atau istilah medisnya gagal hati. Kalau obat-obatan biasa sudah tidak mempan lagi, maka transplantasi ini sering jadi jalan terakhir buat menyelamatkan nyawa seseorang. Untungnya, teknologi kedokteran sekarang sudah makin hebat, jadi tingkat keberhasilan operasinya makin tinggi dan pasien punya kesempatan hidup lebih lama.


Kenapa Seseorang Butuh Transplantasi Hati?

Ada beberapa penyakit yang bisa bikin hati rusak sampai tidak bisa diperbaiki lagi. Beberapa contohnya yang paling sering kita dengar adalah

  • Sirosis hati (pengerasan hati).

  • Hepatitis kronis (tipe B atau C).

  • Penyakit hati karena alkohol atau karena lemak (NAFLD).

  • Kelainan genetik seperti penyakit Wilson.

  • Kanker hati pada tahap tertentu.

Kalau hati sudah rusak karena kondisi tadi, hati tidak bisa lagi membuang racun dari tubuh kamu, tidak bisa memproduksi protein, dan metabolisme nutrisi jadi kacau. Itulah kenapa organ ini harus diganti.


Proses dan Tahapan yang Harus Dilewati

Proses untuk sampai ke meja operasi itu cukup panjang dan tidak bisa sembarangan. Pertama, kamu harus lewat evaluasi medis yang sangat lengkap. Dokter bakal cek fisik dan mental kamu untuk memastikan tubuh kamu kuat menjalani operasi. Kalau sudah oke, nama kamu baru masuk ke daftar tunggu donor.

Donornya sendiri ada dua jenis

Donor dari orang yang sudah meninggal.

Donor dari orang yang masih hidup. (Di sini, cuma sebagian hati donor yang diambil. Hebatnya, hati itu bisa tumbuh lagi sendiri sampai ukurannya normal kembali, baik di tubuh donor maupun di tubuh kamu).

Waktu operasi, dokter bedah bakal membuang hati yang rusak dan memasang hati yang baru. Operasi ini butuh waktu berjam-jam dan tim dokternya harus sangat ahli. Setelah operasi selesai, kamu tidak langsung pulang tapi harus dirawat intensif dulu di rumah sakit supaya dokter bisa pantau apakah organ baru itu bisa bekerja dengan baik atau tidak.


Perawatan Penting Setelah Operasi

Setelah pulang dari rumah sakit, perjuangan belum selesai. Kamu wajib minum obat yang namanya imunosupresan seumur hidup. Gunanya supaya imun tubuh kamu tidak menyerang hati baru itu karena dianggap benda asing. Kamu juga harus rajin kontrol ke dokter, makan makanan sehat, dan sama sekali tidak boleh minum alkohol lagi supaya hati barunya tetap terjaga.

Kalau semua diikuti dengan benar, kualitas hidup kamu pasti bakal jauh lebih enak. Banyak orang yang sudah transplantasi bisa kerja lagi dan beraktivitas normal seperti biasa.


Kenapa Banyak Orang Pilih Berobat ke Malaysia?

Kalau kamu atau keluarga sedang mencari tempat untuk perawatan hati atau transplantasi dengan fasilitas internasional, Malaysia sering sekali direkomendasikan. Di sana banyak rumah sakit modern, terutama di daerah Kuala Lumpur dan Penang. Beberapa alasan kenapa Malaysia jadi pilihan

Dokter Spesialis: Mereka punya tim dokter yang sudah sangat berpengalaman menangani kasus transplantasi.

Teknologi: Alat-alat medis yang digunakan sudah sangat canggih.

Biaya: Ini yang cukup penting, biaya berobat di Malaysia biasanya lebih murah kalau dibanding negara-negara di Barat, tapi kualitasnya tetap bagus.

Lokasi: Untuk kita yang di Asia Tenggara, akses ke sana lebih dekat dan mudah.

Pesan Dokter Kami Sekarang!

Dokter kami yang profesional & berpengalaman

Halo! Butuh bantuan rekomendasi rumah sakit/dokter, cek jadwal atau perkiraan biaya berobat ? Chat disini.